Thursday, January 16, 2020
Universe
Pengertian alam semesta
Alam semesta adalah istilah lain dari Jagat Raya, alam semesta adalah ruang meluas ke segala arah dan tidak terhingga. Dan setiap batasnya tidak bisa diketahui di dalam alam semesta ini terdiri dari ribuan galaksi dan sistem bintang. ruang ini menjadi tempat benda- benda langit termasuk bumi dimana menjadi tempat manusia dan makluk hidup ada. Alam semesta terdapat debu, kabut dan gas.
Salah satu teori yang menjelashkan proses terjadinya Jagat Raya atau alam semesta adalah teori "Big Bang" pada sekitar 13.700 tahun yang lalu terjadi ledakan yang sangat dahsyat sehingga mengakitbatkan ada jumlah materi- materi yang sangat banyak terlontar ke segala penjuru alam semesta. Materi- materi tersebut membentuk bintang, planet, debu kosmos, asteroid, meteor, energi,dan partikel- partikel lain. Semua ini mengesahkan bahwa pada masa dahulu langit dan bumi pernah bersatu sebelum akhirnya terpisah- pisah seperti sekarang.
Tata surya adalah solar sistem yang ada di ruang angkasa tersusun menjadi empat bagian. Bintang merupakan salah satu anggota tata surya. Planet merupakan benda langit yang tidak memancarkan cahaya sendiri tetapi hanya merefleksikan, bumi adalah salah satu dari delapan planet. Bumi beredar di dalam lingkaran tata surya.
Bumi adalah planet berada pada urutan ke 3 dari matahari bumi adalah satu- satunya planet yang bisa dihuni oleh makhluk hidup. Bumi memiliki atmosfer yang terdiri nitrogen, oksigen, karbon dioksida, dan uap air. Atmosfer melindungi kita dari sinar ultra violent yang berbahya bagi kehidupan atmosfer juga melindungi bumi dari radiasi yang berasal dari benda langit yang berada dekat dengan bumi. Selain itu, atmosfer juga menjaga suhu bumi agar tetap sesuai dengan kebutuhan makhluk hidup. Bila dilihat dari langit, bumi terlihat biru dan lapisan atmosfer putih melingkar. Bumi memiliki satelit, yaitu bulan. Bulan mengelilingi bumi dan secara bersamaan juga memutari matahari bersama dengan bumi.
Teori tentang perkembangan bumi ada beberapa antara lain:
Teori Kontraksi adalah kerak bumi mengalami pengerutan karena terjadinnya pendinginan di bagian dalam bumi akibat konduksi panas, pengerutan- pengerutan tersebut mengakitbatkan bumi menjadi tidak rata.
Teori Laurasia-Gondwana teori ini diberi nama Laurentia dan Gondwana itu adalah dua benua yang di kutub bumi bergerak secara perlahan ke arah ekuator sehingga terpecah-pecah membentuk benua-benua seperti sekarang. Amerika selatan, Afrika dan Australia dahalu menyatu dalam Gondwanaland, sedangkan Laurasia menyatukan benua-benua yang lain.
Teori Apungan Benua dikemukakan oleh Alfred Lothar Wegener mengemukakan bahwa perkembangan bentuk muka bumi berhubangan dengan pergesaran benua.
Teori Konveksi adalah terjadi karena aliran konveksi ke arah vertikel di dalam lapisan astenosfer yang agak kental. Aliran tersebut berpengaruh sampai ke kerak bumi yang ada di atasnnya sehingga mengakibatkan permukaan bumi menjadi tidak rata.
Teori penggeseran dasar laut ditemukan oleh seorang ahli geologi asal Amerika dia menemukan bukti-bukti baru tentang terjadi pergeseran dari arah punggung dasar laut ke dua sisinya. Berarti ada gerakan yang arahnya dari punggung dasar laut.
Teori lempeng tektonik, ada dua ahli dari Inggris Me Kenzie dan Robert Parker mereka menyampaikan teori tentang kerak bumi dan litosfer yang mengapung di atas lapisan astenosfer dianggap satu lempeng yang saling berhubungan. Dari tempat masuknya lapisan itu merupakan patahan atau (Transform Fault)yang ditandai dengan adannya palung laut dan pulau vulkanis dan permukaan bumi ini terdapat enam lempeng utama: Lempeng Eurasia, Lempeng Amerika, Lempeng Afrika, Lempeng Pasifik, Lempeng India-Australia, Lempeng Antartika. Pergerakan lempeng tektonik dapat menimbulkan bentukaan di permukaan bumi yang berbeda.
Seorang immanuel kent filsuf German mengatakan bahwa tata surya terbentuk dari gumpulan kabut ( Nebula) yang terdiri dari bermacam-macam gas namun ada banyak ahli yang mengatakan teori masing-masing dan mendukung penemuannya dengan bukti-bukti yang otentik yang sangat masuk di akal maupun yang tidak dapat diterima oleh akal. Dalam jangka waktu jutaan tahun permukaan bumi mendingin sehingga menjadi keras dan padat menjadi kulit (kerak bumi). Sedangkan bagian dalamnya masih tetap panas sampai saat ini. Teori yang menyebutkan bumi semakin lama semakin susut dan mengerut akibat adalah proses pendingin proses ini mengakitbakan bagian permukaan bumi membentuk pegunungan dan lembah-lembah. Sedangkan teori lempeng tektonik terdiri dari lapisan Astenosfer yaitu berwujud cair kental lempeng-lempeng tektonik tersebut bergerak karena adanya arus konfeksi. Inilah analisa teori tentang perkembangan Bumi.
Bumi sebagai tempat tinggal berbagai macam mahluk hidup antara lain manusia, hewan, dan tumbuhan ada banyak alasan mengapa bumi menjadi tempat tinggal mahluk hidup:
Bumi mengandung banyak air dan asam amino. Beberapa peneliti mempercayai selang 600-700 tahun setelah terjadi Big Bang hujan meteor membombardir bumi dengan membawa serta air dan asam amino dalam jumlah yang banyak. Air dan asam amino muncul menjadi cikal bakal kehidupan, bakteri bersel tunggal.
Bumi memiliki oksigen yang cukup. Mahluk hidup tidak bisa bernapas tanpa oksigen oleh sebab itu mahluk hidup dapat bertahan di bumi karena bumi memiliki oksigen yang cukup. Coba bayangankan bumi tanpa oksigen ada enam efek yang menakutkan apabila bumi kehilangan oksigen selama lima detik mari kita lihat pertama langit di siang hari jadi gelap, Kedua kerak bumi akan hancur, Ketiga semua orang yang ada di luar rumah akan terbakar karena sinar UV dari matahari, lapisan ozon yang terdiri dari oksigen molekuler adalah suatu lapisan yang mencegah paparan langsung sinar UV tadi terhadap manusia. Keempat , Bagian telinga akan rusak, manusia akan kehilangan sekitar 21 % dari tekanan udara dalam telinga dalam sekecap. Kelima, Kendaraan dan mesin pembakaran internal akan berhenti bekerja, disebabkan karena tidak adanya oksigen untuk proses pembakaran kita akan melihat pesawat akan jatuh. Keenam, Bangunan dari beton akan hancur, disebabkan oksigen adalah pengikat penting dalam struktur beton dan tanpa oksigen bangunan akan hancur.
Bumi memiliki karbon dioksida yang berperan penting dalam fototensis tumbuhan, atmosfer yang menjadi penjaga bumi. Dampak dari semua ini banyak sekali manfaatnya yang dapat dirasakan: perubahan musim, perbedaan lama dan siang dan malam, gerak semu tahun matahari, perubahan letak rasi bintang dan adanya kalender maseshi, ini semua adalah revolusi bumi yang berdampak bagi mahluk hidup yang ada dan tinggal di bumi.
Dampak dari bentukan bumi sangatlah berpengaruh bagi kehidupan mahkluk hidup.Misalnya bumi hanya berbentuk datar maka akan terjadi Gravitasi akan menarik mahkluk bumi ke arah utara, dan tidak menarik kebawah. jika bumi berbentuk datar maka tidak ada sistem navigas, maka tidak akan ada medan magnet yang membuat satelit mengitari bumi. Penduduk di belahan tertentu hanya melihat malam saja atau siang, tidak ada pembagian waktu.
Oleh sebab itu betapa pentingnya kita menjaga dan merawat Bumi tempat tinggal kita dari segala kehancuran.
https://informazone.com>tata-surya
https://pelajaran.co.id
https://idntimes.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
Universe
Pengertian alam semesta Alam semesta adalah istilah lain dari Jagat Raya, alam semesta adalah ruang meluas ke segala arah d...
-
Pengertian alam semesta Alam semesta adalah istilah lain dari Jagat Raya, alam semesta adalah ruang meluas ke segala arah d...