Friday, September 20, 2019

OBJEK STUDI DAN ASPEK GEOGRAFI




OBJEK GEOGRAFI

Setiap disiplin ilmu memiliki objek yang menjadi bidang kajiannya. Objek bidang ilmu geografi terdiri atas objek material dan objek formal. Objek formal geografi berkaitan dengan pendekatan (cara pandang) yang digunakan dalam menganalisis substansi (Objek Material) tersebut. 
a. Objek Material 
    Objek material geografi adalah sebagai berikut.
1) Litosfer
    Litosfer adalah lapisan batuan yang membentuk bentang alam, seperti pegunungan, plato, dataran  rendah, dan lapisan tanah.
2) Biosfer 
    Biosfer adalah lapisan kehidupan, meliputi kehidupan binatang dan tumbuhan.
3) Atmosfer 
    Atmosfer adalah lapisan udara, membentuk iklim dan cuaca.
4) Hidrosfer
    Hidrosfer adalah lapisan air, antara lain sungai, laut, danau, dan air tanah. 
5) Antroposfer
    Antroposfer adalah dinamika penduduk, seperti manusia dan kehidupannya di permukaan bumi. Termasuk jumlah penduduk, sistem sosial, ekonomi, politik, budaya dan teknologi.

b. Objek Formal 
    Objek Formal Geografi adalah cara pandang (Pendekatan) dan berpikir terhadap gejala yang ada di permukaan bumi. Gejala tersebut baik berupa keadaan fisik maupun keadaan sosialnya. Menurut Peter Hagget, Pendekatan-pendekatan tersebut dikenal dengan pendekatan keruangan (spatial approach).

 

ASPEK GEOGRAFI DAN PENJELASANNYA

Berikut merupakan macam 2 aspek ilmu geografi meliputi aspek geografi fisik dan aspek geografi sosial lengkap beserta jenis-jenis tiap aspek dan penjelasannya.
1. Aspek Fisik
Aspek geografis yang pertama adalah aspek fisik. Pengertian aspek fisik secara umum adalah aspek geografis yang mengkaji segala fenomena geosfer yang memengaruhi keberlangsungan hidup manusia. Aspek fisik meliputi aspek kimiawi, biologis, astronomis, dan semua fenomena alam yang langsung dapat diamati. Terdapat 3 macam aspek fisik yakni aspek topografi, aspek biotik dan aspek non-biotik. Berikut merupakan macam macam aspek fisik dan penjelasan lengkapnya.
Aspek Topografi
Pengertian aspek topografi adalah aspek geografi fisik yang berkaitan dengan letak atau lokasi suatu wilayah. Secara umum aspek topografi membahas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan letak daerah dan negara, bentuk muka buminya, luas area dan batas-batas wilayah yang mempunyai ciri-ciri khas tertentu.
Aspek Biotik
Pengertian aspek biotik adalah aspek geografi fisik yang berkaitan makhluk hidup. Secara umum aspek biotik membahas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan unsur tumbuhan (flora), binatang (fauna) serta kajian penduduk.
Aspek Non-Biotik
Pengertian aspek non-biotik adalah aspek geografi fisik yang berkaitan dengan tanah dan air suatu wilayah. Secara umum aspek non-biotik membahas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan unsur kondisi tanah, hidrologi baik perairan darat maupun laut dan kondisi iklim dari suatu wilayah.
2. Aspek Sosial
Selain aspek fisik, juga ada aspek geografis lain yaitu aspek sosial atau aspek non-fisik. Pengertian aspek sosial secara umum adalah aspek geografi yang membahas fenomena yang terjadi di geosfer yang masih berhubungan dengan kegiatan manusia. Tujuan aspek sosial adalah mengetahui pola hubungan manusia dan lingkungannya. Aspek sosial meliputi kegiatan sosial, ekonomi, politik dan budaya. Berikut merupakan macam macam aspek sosial dan penjelasannya lengkap.
Aspek Sosial
Pengertian aspek sosial adalah aspek geografi sosial yang berkaitan dengan unsur-unsur sosial. Secara umum aspek sosial membahas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan unsur tradisi, adat-istiadat, komunitas, kelompok masyarakat dan lembaga-lembaga sosial.
Aspek Ekonomi
Pengertian aspek ekonomi adalah aspek geografi sosial yang berkaitan dengan hal-hal ekonomis. Secara umum aspek ekonomi membahas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan unsur pertanian, perkebunan, pertambangan, perikanan, industri, perdagangan, transportasi dan pasar.
Aspek Budaya
Pengertian aspek budaya adalah aspek geografi sosial yang berkaitan dengan unsur sosial-budaya.. Secara umum aspek budaya membahas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan unsur pendidikan, agama, bahasa, kesenian dan ragam budaya lain.
Aspek Politik
Pengertian aspek politik adalah aspek geografi sosial yang berkaitan dengan unsur politik. Secara umum aspek politik membahas mengenai hal-hal yang berkenaan dengan unsur kepemerintahan yang terjadi dalam kehidupan di masyarakat.

Ruang Lingkup Bahasan Geografi
Ruang lingkup bahasan geografi terdiri dari :
1) Geografi fisik, mempelajari fenomena-fenomena alam yg berkaitan dengan bentuk, relief, iklim, dan segala proses-proses fisik yang terjadi di darat, laut, dan udara yg memengaruhi kehidupan manusia
2) Geografi sosial, mempelajari segala aktivitas manusia di bumi dan interaksinya dengan lingkungan, baik dalam lingkungan fisik, sosial, dan budaya
3) Geografi regional, mempelajari suatu daerah atau wilayah secara khusus, baik mengenai aspek fisik maupun aspek sosial
4) Geografi teknis, kajian penggunaan keahlian teknis dalam geografi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan.

Konsep Geografi
Dalam geografi, konsep digambarkan untuk melihat suatu fenomena tertentu dalam ruang. Pemahaman akan konsep geografi sangat penting untuk mengenali fenomena-fenomena yang terkait gejala geosfer di bumi. Menurut Ikatan Geograf Indonesia terdapat 10 konsep esensial geografi yaitu:

1. Lokasi
Lokasi terbagi dua yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif. Lokasi absolut yaitu lokasi suatu wilayah berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Contoh : Indonesia terletak antara  6ºLU-11ºLS  dan 95ºBT-141ºBT. Lokasi relatif yaitu lokasi suatu wilayah berdasarkan posisi suatu tempat dengan tempat lain di sekitarnya. Contoh adalah rumah Mr. John berada dekat dengan stasiun kereta api sedangkan rumah Mr. Asep berada lebih dekat dengan pasar.

Lokasi merupakan konsep pertama dalam geografi dan menjadi keutamaan. Jadi dalam geografi, hal pertama yang akan selalu dicari adalah lokasi tempat suatu kejadian atau fenomena geosfer terjadi. Setelah itu baru dilihat hal lain seperti penyebabnya, dampaknya dan keterkaitannya dengan fenomena lain.

2. Jarak
Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh oleh suatu obyek yang bergerak, mulai dari posisi awal dan selesai pada posisi akhir. Jarak dibagi menjadi jarak absolut dan jarak relatif. Jarak absolut merupakan jarak yang ditarik garis lurus antara dua titik dan fitur-fitur geografis yang memisahkan keduanya. Contohnya adalah jarak Jakarta ke Bandung adalah 300 km.

Jarak relatif adalah jarak atas pertimbangan tertentu misalnya rute, waktu, biaya, dan kenyamanan. Contohnya adalah jarak Bandung ke Jakarta lebih cepat jika melalui jalur Puncak dibanding melalui jalur Bekasi. Jarak menunjuk pada seberapa mudah atau sulit bagi barang, jasa, tenaga kerja, modal, informasi  dan gagasan melintasi ruang.

3. Keterjangkauan
Keterjangkauan adalah mudah tidaknya suatu daerah dapat diakses (aksesibilitas). Setiap daerah tentunya memiliki kondisi fasilitas perhubungan dan kondisi geografis yang berbeda sehingga akan berdampak pada tingkat keterjangkauannya. Contoh: Desa Badui di Banten sulit dijangkau karena lokasinya yang terpencil di kaki gunung salak.
 
4. Morfologi
Morfologi adalah bentuk fisik permukaan bumi contohnya adalah wilayah Banjarmasin merupakan wilayah dataran rendah rawa basah.
 
5. Aglomerasi
Aglomerasi yaitu pola-pola pengelompokan atau konsentrasi suatu kegiatan tertentu  dan biasanya dikarenakan motif ekonomi. Misalnya sekelompok penduduk asal daerah sama, masyarakat di kota cenderung mengelompok seperti permukiman elit, pengelompokan pedagang dan sebagainya. Contohnya di wilayah pedesaan masyarakat rumahnya cenderung menggerombol atau mengelompok di tanah datar yang subur sedangkan industri elektronik banyak dibangun di wilayah Kawasan Industri Cikarang.

6. Nilai Guna
Setiap lokasi/tempat memiliki manfaatnya tersendiri dan dapat didayagunakan seperti wilayah Ciater Subang banyak terdapat sumber air panas yang dapat dikembangkan menjadi wilayah geowisata.
 
7. Pola
Pola merupakan bentuk abstrak sebuah fenomena atau gejala geosfer contohnya pola aliran sungai dendritik, rectangular atau pola pemukiman di wilayah pantai Jawa cenderung memanjang. Contoh pola yang lain adalah "pola curah hujan di Indonesia yaitu bergeser dari barat ke timur" dan lainnya.

8. Diferensiasi Area
Diferensiasi adalah perbedaan karakteristik antar region di bumi misalnya wilayah Siberia yang beriklim dingin didominasi oleh tundra sedangkan wilayah Sahara beriklim panas didominasi gurun.
 
9. Interaksi/Interdependensi
Interaksi merupakan hubungan timbal balik yang berkaitan dengan arus mobilitas barnag/jasa dalam ruang. Misalnya Indonesia mengekspor batubara ke China sedangkan China mengekspor pakaian ke Indonesia.

10. Asosiasi 
Asosiasi adalah adanya keterkaitan alamiah antara elemen pembentuk wilayah misalnya wilayah Karawang didominasi oleh pesawahan karena tanahnya subur dari endapan aluvial sehingga banyak masyarakat di daerah tersebut yang berprofesi sebagai petani. Asosiasi juga dapat memberikan keterkaitan antara aspek fisik dengan aspek fisik lain seperti secara geologi Indonesia berada di zona subduksi akibatnya adalah di daerah Indonesia banyak dijumpai gunung api dan gempa.

No comments:

Post a Comment

Universe

     Pengertian alam semesta          Alam semesta adalah istilah lain dari Jagat Raya, alam semesta adalah ruang meluas ke segala arah d...